Usaha Nasi Goreng Kaki Lima Omset Belasan Juta

Usaha Nasi Goreng

0 487

Usaha nasi goreng – Peluang usaha yang satu ini termasuk ke dalam usaha bisnis kecil namun untungnya besar. Bagaimana tidak, jika kita kalkulasikan antara pengeluaran yang kita butuhkan setiap harinya hanya bermodalkan bahan dan bumbu sederhana yang ada di dapir rumah.

Tak perlu keahlian khusus ala chef terkenal untuk membuat sajian yang satu ini. Pasti kita semua bisa memasaknya. Walaupun kadar kelezatannya berbeda, tapi anda hanya perlu mengasahnya lagi agar tercipta sajian menu nasi goreng yang lezat dengan berbagai toping tambahan seperti ayam, ati ampela, abon dan sebagainya.

Jika anda tertarik untuk membuka usaha nasi goreng, simak ulasannya di bawah ini.

Peluang usaha nasi goreng

Untuk peluang usahanya sendiri, nasi goreng dapat dikonsumsi oleh semua usia. Hanya tingkat kepedasannya saja yang harus dikurangi. Jadi untuk peluangnya sendiri sangat terbuka lebar, terlebih lagi sajian nasi goreng ini telah digemari sebagian besar orang sejak lama. Jika anda perhatikan, banyak sekali penjual nasi goreng yang menjajakan jualannya di pinggir jalan. Namun semua penjualnya memiliki pelanggannya masing-masing dan sudah pasti nasinya habis terjual.

Potensi usaha nasi goreng

Potensinya sendiri sangat bagus dan terbuka lebar bagi pengusaha baru. Nasi goreng bukanlah jenis makanan baru, sehingga kita sudah tahu potensinya seperti apa. Terlebih lagi untuk kalanan menengah ke bawah biasanya sebulan sekali minimalnya pasti mereka pernah makan nasi goreng. Entah itu bikin sendiri atau beli di luaran.

Siapkan modal usaha

Untuk modalnya sendiri sebenarnya tak terllu banyak. Karena anda bisa menggunakan beberapa peralatan yang ada di dapur dan menggunakan meja yang anda punya. Tapi jika anda ingin membeli segalanya dengan barang baru, modal yang dikeluarkan juga lumayan terlebih harga etalase yang saat ini terbilang cukup mahal. Karena untuk etalasenya sendiri juga terbilang desainnya berbeda dengan etalase untuk berjualan bakso, warung sembako dan sebagainya.

Namun, jika modal anda maih minim tak masalah untuk menggunakan peralatan dapur terlebih dahulu. Sambil mengumpulkan modal beli barang baru, tapi anda sudah bisa memulai usaha. Hal terpentingnya adalah pergerakan anda terlebih dahulu.

Lokasi Usaha

Jika peralatan dan bahan-bahan untuk usahanya sudah anda siapkan, maka selanjutnya menentukan lokasi usaha. Lokasi usaha yang bisa anda pilih antara lain berjualan di depan rumah, berjualan di lapak pinggir jalan atau menyewa kios. Sepertinya untuk berdagang di pinggir jalan atau dekat dengan keramaian seperti masjid, stadion, atau arena bermain anak mungkin pilihan yang tepat untuk pemula. Jika rumah anda padat penduduk, itu pun bisa anda jadikan sebagai tempat usaha.

Jika nanti usaha anda sudah besar, mungkin anda bisa menyewa kios, ruko atau bahkan lapak di dalam mall. Namun untuk pemula disarankan untukmenempati lokasi yan ramai namun tidak memerlukan pengeluaran yang banyak.

Waktu usaha nasi goreng yang tepat

Biasanya, nasi goreng akan lebih terasa nikmat jika dikonsumsi pada malam hari. Terlebih lagi saat turun hujan. Hal ini merupakan mmomen yang tepat bagi anda dan bagus. Jika anda seorang pekerja, maka anda bisa menggunakan peluang ini sebagai usaha sampingan setelah pulang bekeja. Namun jika anda seorang ibu rumah tangga atau mahasiswa, anda bisa menggunakan waktu siang hari untuk menyiapkan keperluan usaha. Jadi anda tak perlu belanja saat pagi hari buta.

Analisa Usaha Nasi Goreng

Peralatan
 Etalase atau gerobak
 Kompor dan gas
 Pengaduk
 Wadah
 Cobek
 Ulekan
 Serbet
 Piring
 Sendok
 Garpu
 Pisau
 Telanan
 Baskom
 Nampan
 Timba
 Meja dan Kursi

 

Biaya Variabel
 Nasi putih  Rp.    100,000  x  30  =  Rp.        3,000,000
 Minyak goreng  Rp.      20,000  x  30  =  Rp.            600,000
 Cabe rawit  Rp.      10,000  x  30  =  Rp.            300,000
 Telur  Rp.      30,000  x  30  =  Rp.            900,000
 Garam  Rp.        2,000  x  30  =  Rp.              60,000
 Daging ayam  Rp.      30,000  x  30  =  Rp.            900,000
 Bawang putih  Rp.      10,000  x  30  =  Rp.            300,000
 Bawang merah  Rp.      10,000  x  30  =  Rp.            300,000
 Daun bawang  Rp.      10,000  x  30  =  Rp.            300,000
 Saos tomat  Rp.      15,000  x  30  =  Rp.            450,000
 Acar  Rp.      10,000  x  30  =  Rp.            300,000
 Tomat  Rp.        8,000  x  30  =  Rp.            240,000
 Kerupuk  Rp.      15,000  x  30  =  Rp.            450,000
 Kecap  Rp.      15,000  x  30  =  Rp.            450,000
 Sosis  Rp.      18,000  x  30  =  Rp.            540,000
 Sawi  Rp.      15,000  x  30  =  Rp.            450,000
 Total Biaya Variabel  Rp.        9,540,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp.      10,000,000

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
        50  Porsi  x  Rp.    12,000  =  Rp.          600,000
Rp.       600,000  x      30  hr  =  Rp.    18,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    18,000,000  –      10,000,000  =  Rp.     8,000,000

 

Bagaimana? Menggiurkan bukan. Dalam waktu 1 bulan anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar 8 juta Rupiah. Namun hal tersebut harus anda peroleh dengan kerja keras. Jangan semata-mata hanya melihat asumsinya saja. Bagaimana cara promosi anda agar sehari bisa menjual 50 porsi. Semangat ya. Kita pasti bisa jadi pengusaha hebat !

source: http://google.com

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.